IPW Duga Brigjen Prasetyo Hanya Tumbal

    Kautsar Widya Prabowo - 16 Juli 2020 08:11 WIB
    IPW Duga Brigjen Prasetyo Hanya Tumbal
    Ilustrasi Polri. Medcom.id
    Jakarta: Indonesia Police Watch (IPW) menduga Brigjen Prasetyo Utomo yang disebut mengeluarkan surat jalan untuk buronan kasus korupsi hak tagih Bank Bali, Djoko Soegiarto Tjandra, sebagai tumbal. Brigjen Prasetyo diyakini menerima perintah dari tokoh lain.

    "Tidak mungkin sekelas jenderal bintang satu dengan jabatan Kepala Biro Karokorwas PPNS Bareskrim Polri berani mengeluarkan surat jalan untuk seorang buronan kakap," ujar Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, melalui keterangan tertulis, Rabu, 15 Juli 2020.

    Dugaan Neta bertentangan dengan pernyataan Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono yang menyebut tindakan Prasetyo sebagai inisiatif pribadi tanpa diketahui atasan. Neta menyebut penerbitan surat jalan bukan menjadi kewenangan Prasetyo.

    "Kasihan dia (Brigjen Prasetyo) dikorbankan," tuturnya.

    Baca: Jejak Brigjen Djoko 'Jembatan' Pelesiran Djoko Tjandra

    Neta meminta Polri terus melakukan pemeriksaan pemberian surat jalan Djoko Tjandra hingga tuntas. Kasus tersebut perlu diungkap dengan transparan.  

    Brigjen Prasetyo terbukti melanggar Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Profesi Polri. Hukuman yang diberikan berkisar dari teguran hingga pemecatan dari Korps Bhayangkara.

    Pencopotan Brigjen Prasetyo dari jabatannya sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Bareskrim Polri tertuang dalam surat telegram (TR) Kapolri bernomor ST/1980/VII/KEP./2020 bertanggal 15 Juli 2020. Brigjen Prasetyo dimutasi menjadi Perwira Tinggi (Pati) Yanma Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id