• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

180 Buron Ditangkap di 2018

Dian Ihsan Siregar - 07 Desember 2018 16:28 wib
Tersangka ditangkap. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Tersangka ditangkap. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap lebih dari 180 buronan yang telah berstatus tersangka, terdakwa, maupun terpidana selama 2018. Penangkapan ini adalah hasil program tangkap buronan (tabur) 31.1.  

"Alhamdulillah sekarang ini sudah lebih 180 buronan, mereka tidak jelas keberadaannya," kata Jaksa Agung HM Prasetyo di kantornya, Jakarta, Jumat, 7 Desember 2018.

Prasetyo mengaku sejatinya tak ada target khusus dari Kejagung dalam menangkap buron. Pihaknya hanya berusaha semaksimal mungkin menangkap mereka.

Menurut dia, Kejagung menginginkan para buronan menyerahkan diri tanpa harus mengejar secara mati-matian. Mereka harus memenuhi proses hukum yang menjeratnya.

"Kita akan cari terus mereka, tidak ada tempat yang aman bagi mereka, itu pesan dari kita," tukas dia.

Baca: Buronan Kejaksaan tak akan Hidup Tenang

Sementara itu, pada pertengahan Juli 2018, Jaksa Agung Muda bidang Intelijen (JAM Intel) Kejagung Jan S Marinka menyatakan Kejagung telah menangkap 130 buronan. Program tabur 31.1 pun dianggap sukses meringkus para buronan. 

"Program itu sebenarnya adalah untuk optimalisasi tugas setiap kejaksaan tinggi (kejati). Ada tidak adanya program itu, penangkapan buronan tetap harus kami lakukan," terang Jan.


(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.