Penuhi Panggilan Terkait Ujaran Kebencian, Politikus Hanura Akui Perbuatannya

    Siti Yona Hukmana - 25 Januari 2021 21:43 WIB
    Penuhi Panggilan Terkait Ujaran Kebencian, Politikus Hanura Akui Perbuatannya
    Politikus Partai Hanura Ambroncius Nababan/Dok Istimewa.


    Jakarta : Politikus Partai Hanura Ambroncius Nababan mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta selatan. Kedatanganya untuk memenuhi panggilan polisi terkait kasus dugaan ujaran kebencian terhadap mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai.

    Ambroncius mengakui dirinya mengunggah foto di Facebook yang memuat ujaran kebencian atau rasisme terhadap aktivis Papua, Natalius Pigai. "Iya saya yang posting, benar, saya akui itu postingan saya," kata Ambroncius di Bareskrim Porli, Jakarta Selatan, Senin, 25 Januari 2021. 




    Namun, politikus itu mengaku foto sandingan degan Gorila itu bukan editannya. Dia mengunggah foto yang didapat dari akun Facebook lainnya. 

    "Sebenarnya gambar itu, saya kutip, saya copas (copy paste). Itu bertepatan saya ketemu ada Fatimah (akun Facebook lain) rupanya. Itu dia posting juga tapi tidak dibilang dia rasis dan saya cari yang lain-lain, banyak juga rupanya," ujar Ambroncius. 

    Kemudian, dia mengatakan foto Natalius yang disandingkan dengan hewan sama sekali bukan bentuk rasisme terhadap orang Papua. Sebab, warga Papua tidak akan melakukan tindakan rasisme terhadap sesama.

    "Saya melakukan perbuatan rasis sebenarnya enggak ada, saya bukan rasis. Saya juga diangkat warga Papua, saya juga sebagai anak Papua. Jadi enggak akan mungkin saya melakukan rasis kepada suku Papua apalagi ke NP (Natalius Pigai)," ungkap Ambroncius.

    Dia hanya ingin mengunggah konten karena memiliki anggapan tersendiri terhadap kolase foto Natalius dengan gorila.  Ambroncius mengeklaim foto di media sosial itu bersifat satir atau sindiran. 

    "Kalau orang cerdas tahu itu satir, itu lelucon-lelucon bukan tujuannya untuk menghina orang apalagi menghina suku dan agama, tidak ada, jauh sekali apalagi menghina Papua," ungkap Ambroncius.

    Sebelumnya, akun Facebook atas nama Ambroncius Nababan sempat viral. Lantaran, mengunggah konten bersifat rasisme terhadap Natalius Pigai. Tudingan itu berkaitan dengan foto kolase Natalius Pigai dan gorila yang diunggah oleh Ambroncius Nababan. 

    Dalam foto tersebut, Ambroncius menyandingkan foto Natalius Pigai dengan gorila dan kadal gurun. Pada foto juga bertulis narasi.

    "Mohon maaf yang sebesar-besarnya. Vaksin sinovac itu dibuat untuk manusia bukan untuk gorilla apalagi kadal gurun. Karena menurut UU, Gorila dan kadal gurun tidak perlu divaksin. Faham?" ujar Ambroncius Nababan.

    Kemudian, Ambroncius dilaporkan ke Polda Papua Barat. Laporan itu terdaftar dengan Nomor:/LP/17/I/2021/Papua Barat, tertanggal 25 Januari 2021. Kasus diambil alih Bareskrim Polri.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id