Kejagung Selisik Transaksi Rasuah di BPJS Ketenagakerjaan

    Siti Yona Hukmana - 16 April 2021 09:30 WIB
    Kejagung Selisik Transaksi Rasuah di BPJS Ketenagakerjaan
    Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah - Medcom.id/Cindy.



    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Deputi Direktur Analisa Portofolio PT BPJS Ketenagakerjaan pada Kamis, 15 April 2021. Pemeriksaan untuk memperdalam sejumlah transaksi rasuah dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi di perusahaan pelat merah tersebut.

    "Tinggal memastikan ada beberapa transaksi lagi yang diminta diperdalam," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 16 April 2021.






    Penyidik juga memeriksa dua saksi lain. Keduanya ialah Deputi Direktur Manajemen Risiko Investasi BPJS Ketenagakerjaan, RU; dan Asisten Deputi Manajemen Risiko Investasi BPJS Ketenagakerjaan, INS.

    Menurut Febrie, penyelidikan dalam rangka pemenuhan ada tidaknya unsur pidana dalam transaksi di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah semua pemeriksaan selesai, kata dia, Kejagung akan memberikan keputusan atas nilai transaksi yang telah dikantongi sebelumnya.

    "Itu selesai maka akan ada keputusan," ujar Febrie.

    Baca: 2 Deputi Diselisik Soal Dugaan Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan

    Kejagung telah mengantongi nilai transaksi dalam dugaan penyimpangan investasi pada BPJS Ketenagakerjaan. Nilai transaksinya mencapai Rp43 triliun. Namun, nilai transaksi itu belum dapat dikatakan sebagai kerugian negara.

    Penyidik memerlukan waktu untuk memeriksa satu per satu transaksi guna memastikan ada tidaknya unsur pidana. Salah satu yang harus dipastikan, yakni bentuk investasi apakah melanggar pidana atau merupakan risiko bisnis.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id