Situs Pengadilan Diretas, MA Cari Ahli TI

    Fachri Audhia Hafiez - 09 Oktober 2020 05:43 WIB
    Situs Pengadilan Diretas, MA Cari Ahli TI
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Situs resmi pengadilan negeri (PN) di sejumlah daerah diretas orang tak bertanggung jawab. Peretasan itu diduga terkait aksi penolakan terhadap pengesahan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker).

    "Kami belum memperoleh data akurat (jumlah yang diretas) tapi yang pasti adalah PN Polewali, Sulawesi Barat, dan PN Muara Bulian, Jambi," kata juru bicara Mahkamah Agung (MA) Andi Samsan Nganro kepada Medcom.id, Kamis, 8 Oktober 2020.

    MA menyayangkan perbuatan ini. Ke depan, MA bakal menggandeng konsultan teknologi informasi (TI) untuk mencegah terulangnya masalah ini.

    "Untuk menyikapi kejadian tersebut dan mengantisipasi dipandang perlu tenaga konsultan. Kami bukan ahli tetapi pemakai," ujar Andi.

    Baca: Liput Demo UU Ciptaker, Jurnalis Suara.com Diintimidasi Polisi

    Laman resmi PN Polewali dan PN Muara Bulian diretas hacker. Informasi yang dihimpun, serangan itu sempat membuat tampilan laman pengadilan berubah dan menyingung DPR.

    Pantauan Medcom.id, hingga Kamis sore kedua laman pengadilan itu masih belum bisa diakses. Laman PN Polewali masih tertulis 'Hacked by Sorong6etar', sedangkan PN Muara Bulian tercantum 'Hacked By TangerangXploit Team, Di mana Pancasila ke-5?'.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id