4 Fakta Baku Tembak di Mabes Polri

    Cindy - 31 Maret 2021 21:13 WIB
    4 Fakta Baku Tembak di Mabes Polri
    Terduga teroris yang menerobos Mabes Polri, Rabu, 31 Maret 2021. Foto: Tangkapan layar CCTV



    Jakarta: Baku tembak antara polisi dan terduga teroris pecah di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu sore, 31 Maret 2021. Peristiwa bermula saat seorang perempuan berjalan di sekitar pintu gerbang, dekat ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri. 

    Dia mengenakan tutup kepala biru dan berbaju hitam sambil memegang senjata api. Pelaku menodongkan senjata ke arah petugas yang berjaga di pintu gerbang. 






    Polisi yang mengetahui aksi itu langsung bertindak dengan menembak pelaku. Berikut sejumlah fakta yang dirangkum Medcom.id terkait kejadian itu dari berbagai sumber: 

    1. Terdengar lima kali suara tembakan

    Baku tembak antara polisi dan terduga teroris terekam dalam video amatir yang tersebar di media sosial. Dalam video tersebut, seorang terduga teroris tengah berdiri mengacungkan senjata api. 

    Baca: Pengamat Nilai Penyerang Mabes Polri Bukan Lone Wolf

    Kemudian, terdengar lima kali suara tembakan. Awalnya, ada empat kali suara tembakan hingga akhirnya terduga teroris itu terjatuh.  

    Pelaku sempat bergerak beberapa detik. Lalu, terdengar satu tembakan lanjutan. Teroris tersebut pun tewas. 

    2. Dua orang tewas

    Baku tembak antara polisi dan terduga teroris menewaskan dua orang. Satu orang merupakan warga sipil dan satu terduga teroris. 

    "Satu sipil satu cewek teroris. Yang sipil enggak tahu polwan (polisi wanita) atau bukan," kata juru parkir sekaligus saksi mata, Ari, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 31 Maret 2021. 

    3. Pelaku tidak sendirian

    Juru parkir, Ari, mengatakan ada dua terduga teroris di Bareskrim Polri. Salah satunya perempuan yang tewas ditembak polisi. Seorang lainnya ialah pria. 

    "Terorisnya dua, cowoknya ngumpet nih enggak tahu di mana," kata Ari. 

    4. Satu pria dimintai keterangan

    Berdasarkan pantauan Metro TV, satu pria yang diduga rekan dari terduga teroris dimintai keterangan Detasemen Khusus (Densus) 88. Dia ditanyai mengenai terduga pelaku yang tewas. 

    Pria tersebut masih diinterogasi. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari kepolisian. 

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id