Pejabat Bea Cukai Dicopot karena Terlibat Narkoba

    Siti Yona Hukmana - 26 Juni 2020 17:31 WIB
    Pejabat Bea Cukai Dicopot karena Terlibat Narkoba
    Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Pejabat Bea dan Cukai berinisial AP dicopot dari jabatan. Dia menerima hukuman administrasi setelah ditangkap polisi atas kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

    "Saat ini Bea Cukai tengah memproses pencopotan jabatan AP sebagai Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Tanjung Priok," kata Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Direktorat Jensderal Bea dan Cukai, Syarif Hidayat, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 26 Juni 2020.

    Syarif menegaskan Bea dan Cukai menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Namun, pencopotan AP dari jabatan bentuk menghormati proses hukum dan mendukung kelancaran proses pemeriksaan yang tengah dilakukan kepolisian.

    Bea dan Cukai di bawah Kementerian Keuangan tidak memberi toleransi untuk pelanggar pidana penyalahgunaan narkoba. Pihaknya akan membantu kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

    "Kementerian Keuangan dan Bea Cukai secara tegas menerapkan zero tolerance terhadap penyalahgunaan narkoba," imbuh Syarif.

    Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat menangkap 11 orang terkait kasus penyalahgunaan narkotika pada Minggu, 21 Juni 2020. Satu di antaranya merupakan pegawai Bea dan Cukai.

    "(Pelaku yang ditangkap) salah satunya inisial A, pegawai Bea Cukai," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu, 24 Juni 2020.

    Mereka dinyatakan negatif narkoba berdasarkan hasil tes urine. Namun, polisi menemukan barang bukti berupa 20 butir ekstasi. Kasus ini tengah diselidiki oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id