Dua Tersangka Kasus Jiwasraya Dijerat Pasal Pencucian Uang

    Kautsar Widya Prabowo - 07 Februari 2020 14:51 WIB
    Dua Tersangka Kasus Jiwasraya Dijerat Pasal Pencucian Uang
    Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) menjerat dua tersangka kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Mereka, Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat.

    "Saksi yang sudah diperiksa terkait tindak pidana korupsi sudah ada mengarah ke sana (TPPU) sudah berlaku," kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah, di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat, 7 Februari 2020. 

    Febri mengungkapkan delapan saksi diperiksa terkait TPPU Benny dan Heru. Namun, dia tak memerinci saksi-saksi yang diperiksa. 

    Keduanya dijerat Pasal 3, 4, dan 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian uang. Sebelumnya, keduanya dijerat pasal tindak pidana korupsi. 

    Dua Tersangka Kasus Jiwasraya Dijerat Pasal Pencucian Uang
    Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro. Foto: Medcom.id/Arif 

    Mereka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat  (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

    Serta Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Kejaksaan Agung menetapkan enam tersangka terkait kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Keenamnya Benny, Heru, Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan.

    Kemudian, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; dan Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartoni Tirto. 





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id