140 Narapidana Asimilasi Covid-19 Kembali Berulah

    Kautsar Widya Prabowo - 28 Mei 2020 04:11 WIB
    140 Narapidana Asimilasi Covid-19 Kembali Berulah
    Ilustrasi penangkapan. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Polisi kembali menangkap lima narapidana yang mendapat asimilasi untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19) di rumah tahanan (rutan). Mereka kembali berulah dan melakukan aksi yang meresahkan masyarakat.

    "Sebelumnya 135 napi, saat ini terdapat 140 napi asimilasi yang kembali melakukan kejahatan," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan,dalam konferensi pers, di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Rabu, 27 Mei 2020.

    Ramadhan menyebut narapidana asimilasi tersebut melakukan ragam jenis kejahatan. Seperti penganiayaan hingga pembunuhaan.

    "Pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), erjudian, pembunuhan dan penggelapan," jelasnya.

    Sebelumnya, sebanyak 135 napi ditangkap dan tersebar di 25 wilayah. Terbanyak berada di wilayah hukum Polda Jawa Tengah dan Polda Sumatera Utara, masing-masing 17 orang.

    Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membebaskan 38 ribu narapidana. Hak asimilasi dan integrasi warga binaan diberikan untuk menyelamatkan mereka dari ancaman penyebaran virus korona di balik jeruji.

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengklaim program pemberian hak asimilasi dan integrasi kepada narapidana berjalan mulus. Dia menilai program tersebut tidak memberikan ancaman kepada negara.

    Yasonna mengatakan tidak berarti programnya gagal jika beberapa narapidana kembali berulah. Penegak hukum akan memberikan sanksi tegas kepada narapidana yang kembali melakukan kejahatan.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id