Saksi Sebut Afiliasi Swasta dengan Direksi Jiwasraya Hanya Dugaan

    Medcom - 09 Juli 2020 02:13 WIB
    Saksi Sebut Afiliasi Swasta dengan Direksi Jiwasraya Hanya Dugaan
    Ilustrasi sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
    Jakarta: Mantan Bagian Pengembangan Dana PT Asuransi Jiwasraya (Persero) periode 2008-2011, Lusiana, membantah adanya afiliasi swasta dengan Direksi Jiwasraya. Dia bahkan menyebut afiliasi itu hanya dugaan sementara.

    Ini disampaikan Lusiana menanggapi pertanyaan penasihat hukum mantan Direksi PT Asuransi Jiwasraya periode 2008-2018, Dion Pongkor, dalam sidang lanjutan perkara korupsi Jiwasraya yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pada Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Jakarta Pusat. Dalam sidang ini, Lusiana dihadirkan sebagai saksi fakta oleh jaksa penuntut umum (JPU).

    Dugaan afiliasi antara Harry Prasetyo dengan PT M Trus,  PT TFI, PT Kharisma dan PT Dhanawibawa Manajemen Investasi masuk dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Namun, Lusiana tidak memberikan jawaban yang jelas soal afiliasi antara pihak swasta dengan Direksi Jiwasraya tersebut.

    "Saya hanya menduga saja. Saya tidak tahu. Saya bicara dengan atasan saya. Ketika saya tanya saham-saham itu, tentang Pak Djoko, Pak Sahmirwan menyebut Heru Hidayat. Saya tidak tahu, apakah keceplosan," kata Lusiana dalam persidangan, Rabu, 8 Juli 2020.

    Lusiana mengaku tidak mendapatkan penjelasan detail terkait hal tersebut. Dia kembali menegaskan afiliasi hanya dugaan.

    "Kemudian ketika Pak Joko selalu hadir dalam rapat, akhirnya dugaan saya ada afiliasi mendekati kenyataan. Tetapi, pastinya ada afiliasi atau tidak, saya tidak tahu," kata dia.

    Baca: Negatif Covid-19, Eks Dirut Jiwasraya Menghadiri Persidangan

    Dion lalu bertanya kepada Lusiana soal bentuk nyata afiliasi itu. Namun, Lusiana kembali menjawab tidak tahu dan kembali menjawab hanya dugaan.

    "Kalau tidak tahu, ya bilang tidak tahu. Jangan menduga-duga," tegas Dion.

    Pernyataan seputar adanya afiliasi antara swasta dan direksi disampaikan Dion lantaran dalam BAP, Lusiana menyebut banyak afiliasi dalam kasus Jiwasraya tersebut. Ini dinilai Dion menyudutkan kliennya.

    "Jawabanya duga-duga semua. Dan ini merugikan klien kami," kata Dion.

    Lusiana juga ditanya soal dugaan titipan Manager Investasi (MI) pada saat penentuan pengelolaan produk Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) Jiwasraya. Lusiana mengaku tidak ada titipan dalam penentuan pengelolaan produk RDPT Jiwasraya.

    "Tidak ada titipan memenangkan MI saat penentuan RDPT. Demikian juga saat penentuan Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), tidak ada intervensi," kata Lusiana.

    Dion menilai kualitas saksi kali ini sangat diragukan karena berisi asumsi. "Saksi lebih banyak mengaku tidak  tahu dan hanya membuat kesimpulan sendiri," kata Dion.

    Sempat terjadi perdebatan saat tim kuasa hukum mencecar Lusiana dengan sejumlah pertanyaan terkait isi BAP. Menurut JPU, pertanyaan kuasa hukum menyudutkan saksi.

    Namun penasihat hukum mengatakan pertanyaan itu disampaikan untuk membuktikan dakwaan. Apalagi, saksi lebih banyak menjawab tidak tahu.

    "Jadi, kami ingin membuktikan bahwa apa yang dituduhkan tidak benar," tegas Dion.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id