Azis Syamsuddin Dipanggil KPK dalam Waktu Dekat

    Candra Yuri Nuralam - 04 Juni 2021 14:29 WIB
    Azis Syamsuddin Dipanggil KPK dalam Waktu Dekat
    Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Antara/Wahyu Putranto



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadwalkan pemanggilan ulang Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Dia segera dipanggil untuk dimintai keterangan terkait suap penanganan perkara di Tanjung Balai.

    "Dalam waktu dekat penyidik akan segera panggil yang bersangkutan sebagai saksi," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Jumat, 4 Juni 2021.

     



    Ali enggan memerinci waktu pemanggilan Azis. Lembaga Antikorupsi bakal membeberkan hal tersebut jelang pemanggilan.

    "Akan kami informasikan lebih lanjut mengenai waktunya," ujar Ali.

    Azis Syamsuddin sudah berjanji untuk mengikuti semua proses hukum. Janji itu diungkapkannya saat dipanggil bersaksi dalam sidang etik eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.

    "Saya ikut proses yang ada saja, terima kasih," kata Azis di Kantor Dewas KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 25 Mei 2021.

    Baca: KPK Masih Telusuri Keterlibatan Azis dalam Kasus Suap Penyidik

    Azis Syamsuddin merupakan saksi kunci dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Tanjung Balai. Dia merupakan orang yang mengenalkan Robin ke Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial di rumah dinasnya.

    Dari pertemuan itu Robin menerima uang Rp1,3 miliar dari kesepakatan awal Rp1,5 miliar. Duit itu diberikan agar Robin berhenti mengusut kasus korupsi di Tanjung Balai.

    Azis diduga tidak hanya terlibat dalam kasus suap di Tanjung Balai. Dalam putusan sidang etik Robin, nama Azis tercatut dalam penanganan kasus korupsi di Lampung Tengah.

    Dewan Pengawas (Dewas) KPK menyebut Azis memberikan uang Rp3,15 miliar ke Robin. Duit itu diduga diberikan Azis agar Robin menutup penanganan perkara korupsi di Lampung Tengah.

    KPK menegaskan akan mendalami dugaan pemberian duit itu. KPK akan segera memanggil Azis untuk melakukan konfirmasi.

    "Terkait jumlah uang yang diduga diterima tersangka SRP (Stepanus Robin Pattuju) akan dikembangkan lebih lanjut pada proses penyidikan perkaranya," kata Ali melalui keterangan tertulis, Rabu, 2 Juni 2021.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id