Eks Dirut Perum Percetakan Negara Dipanggil KPK

    Fachri Audhia Hafiez - 19 September 2019 14:16 WIB
    Eks Dirut Perum Percetakan Negara Dipanggil KPK
    Mantan Direktur Utama PNRI dan Ketua Konsorsium PNRI Isnu Edhi Wijaya. Foto: Muhammad Adimaja/Antara
    Jakarta: Eks Direktur Utama Perum Percetakan Negara Isnu Edhi Wijaya dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Isnu akan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan KTP berbasis elektronik (KTP-el).

    "Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka PLS (Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, Paulus Tannos)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis, 19 September 2019.

    Isnu merupakan salah satu tersangka dalam perkara KTP-el. Keterangan Isnu diperlukan penyidik KPK guna perkembangan penyidikan dalam perkara ini.

    KPK sebelumnya menetapkan empat tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-el. Mereka yakni Paulus Tannos, mantan Anggota Komisi II DPR, Miryan S Haryani, Isnu, dan PNS BPPT, Husni Fahmi.

    Penetapan keempat tersangka ini merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya. KPK telah memproses 14 orang dalam perkara dugaan korupsi KTP-el.

    Miriam, Isnu, Husni, dan Paulus Tannos disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor‎ sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.




    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id