Penahanan Hakim PN Balikpapan Diperpanjang

    Juven Martua Sitompul - 02 Agustus 2019 01:53 WIB
    Penahanan Hakim PN Balikpapan Diperpanjang
    Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy Pujianto.
    Jakarta: Masa penahanan tiga tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara pidana di Pengadilan Negeri Balikpapan diperpanjang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketiganya akan kembali mendekam di sel untuk 30 hari ke depan.

    Tiga tersangka yang penahanannya diperpanjang yakni Hakim Pengadilan Negeri Balikpapan, Kayat; Sudirman selaku pihak swasta, dan pengacara Jhonson Siburian. Perpanjangan penahanan dilakukan demi kepentingan penyidikan.

    "Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan selama 30 hari untuk 3 terangka suap terkait dengan penanganan perkara pidana di Pengadilan Negeri Balikpapan tahun 2018," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019.

    Kayat bersama Sudirman dan Jhonson ditetapkan sebagai tersangka kasus penanganan perkara pidana di PN BalikpapanTahun 2018. Kayat selaku penerima, sedangkan Sudirman dan Jhonson pemberi suap.

    Dalam kasus ini, Sudirman melalui Jhonson selaku terdakwa dalam kasus pemalsuan surat, diduga telah menyuap Kayat senilai Rp500 juta. Suap diberikan agar Kayat memberi vonis bebas terhadap Sudirman.

    Kayat selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau huruf c atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

    Sudirman dan Jhonson sebagai pemberi suap disangkakan melanggar pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id