Jafar Shodiq Terseret Kasus Hina Wapres

    Juven Martua Sitompul - 05 Desember 2019 16:23 WIB
    Jafar Shodiq Terseret Kasus Hina Wapres
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Penceramah Jafar Shodiq dilaporkan ulama Nahdlatul Ulama (NU) Banten KH Imaduddin Utsman ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Dia dianggap menghina Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin.

    “Ini sudah sangat keterlaluan maka harus dilaporkan ke polisi,” kata kuasa hukum Imaduddin, Agus Setiawan, di Gedung Bareskrim, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.

    Menurut dia, khotbah Jafar telah menyakiti hati warga Banten. Warga Banten, kata dia, ngotot memilih menempuh jalur hukum sekalipun Ma’ruf telah memaafkan Shodiq.

    “Rasa sakit masyarakat Banten tidak hanya dirasakan oleh kita yang ada di sini lo. Semua, Pak Gubernur (Wahidin Halim) juga sakit hatinya,” ujar dia.

    Dalam laporannya itu, Agus melampirkan sejumlah bukti dugaan penghinaan Jafar terhadap Ma’ruf. Barang bukti yang dibawa antara lain video Shodiq yang menghina Ma’ruf, termasuk transkip percakapan dalam video tersebut.

    “Dan beberapa hardcopy dari alamat online dan sebagainya yang kita tahu untuk mendukung pengetahuan kita berasal dari situ,” ucap dia.

    Laporan polisi ini teregistrasi dengan nomor: LP/B1021/XII/2019/Bareskrim tanggal 5 Desember 2019. Dalam laporan itu, Jafar diduga telah melakukan tindak pidana penghinaan sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 207 dan/atau Pasal 310.

    Polri diminta segera menindaklanjuti laporan tersebut. Agus optimistis Korps Bhayangkara bekerja profesional dalam menindak tegas Shodiq.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id