Polisi Kaji Blind Spot di Tikungan Apotek Senopati

    Kautsar Widya Prabowo - 28 Oktober 2019 18:25 WIB
    Polisi Kaji <i>Blind Spot</i> di Tikungan Apotek Senopati
    Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
    Jakarta: Polisi belum memastikan tikungan yang mempertemukan Jalan Senopati dan Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, merupakan area tak terlihat pengemudi (blind spot). Polisi akan mengkaji secara mendalam lokasi itu.

    "Misal wilayah lakanya (kecelakaan lalu lintas) 10 tapi daerah lain (ada) empat dan meninggal dunia semua. Jadi blind spot-nya yang meninggal, butuh pengecekan dulu," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 28 Oktober 2019.

    Berdasarkan pemeriksaan, pengemudi Nissan Livina Putri Kalingga Hermawan (PKH), 21, mengaku tak menguasai jalanan yang dilewatinya. Ia tak tahu posisi tikungan yang akan dilewati.

    "Pada saat kita tanyakan dia tidak hafal jalan, dia melihat jalanya lurus ternyata berbelok. Pada saat itulah dia harusnya menginjak rem tetapi akhirnya menginjak gas," tutur Fahri.

    Polisi menetapkan pengemudi minibus Nissan Grand Livina yang menabrak Apotek Senopati, Putri Kalingga Hermawan (PKH),21, sebagai tersangka. Status ini diberikan setelah ditemukan unsur kelalaian dalam insiden yang menewaskan satpam apotek tersebut, Asep Kamil, 50.

    Fahri menyebut kelalaian terjadi saat Putri salah menginjak pedal gas saat tikungan yang berhadapan langsung dengan Apotek Senopati. Seharusnya yang bersangkutan menginjak pedal rem.

    "Kelalaiannya itu dikarenakan tersangka saat berbelok saat hendak menginjak pedal rem yang diinjak pedal gas," jelasnya.

    Putri dijerat Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Kepolisian bakal menahan Putri.
     




    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id