comscore

Ini Alasan Kejagung Baru Periksa Eks Mendag Lutfi Setelah Reshuffle

Tri Subarkah - 22 Juni 2022 07:03 WIB
Ini Alasan Kejagung Baru Periksa Eks Mendag Lutfi Setelah <i>Reshuffle</i>
Eks Menteri Perdagangan M Lutfi. FOTO: dok Kemendag
Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadwalkan pemeriksaan mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam perkara korupsi ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan produk turunannya hari ini, 22 Juni 2022. Agenda pemeriksaan dilakukan satu pekan setelah Presiden Joko Widodo mengganti posisi Lutfi dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejagung Supardi mengungkap alasan pihaknya baru memeriksa Lutfi setelah di-reshuffle Presiden. Seraya berseloroh, Supardi mengatakan hal tersebut adalah bagian dari strategi penyidikan.
"Kita kan punya strategi, udah gitu aja," kata Supardi saat ditemui di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu malam, 21 Juni 2022.

Sejak Kejagung menetapkan anak buah Lutfi, yakni Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Pedagangan Indrasari Wisnu Wardhana sebagai tersangka pada Selasa, 19 April 2022, Kejagung telah memberi sinyal akan memeriksa Lutfi. Bahkan, Jaksa Agung Sanitiar Burhannudin sempat mengatakan tidak segan menersangkakan level menteri dalam perkara tersebut.

"Bagi kami, siapa pun, menteri pun, kalau cukup bukti, ada fakta, kami lakukan (tetapkan sebagai tersangka) itu," tegas Burhanuddin dalam konferensi pers di Kompleks Kejagung, beberapa waktu lalu.

Baca: Eks Menteri Perdagangan M Lutfi Diperiksa Soal Korupsi Minyak Goreng Hari Ini

Selain Wisnu, tersangka lain yang telah ditahan oleh penyidik JAM-Pidsus adalah Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia.

Berikutnya ada nama Picare Tagore selaku General Manager PT Musim Mas dan Lin Che Wei (LCW) alias Weibinanto Halimjati. LCW merupakan pendiri dan penasihat kebijakan/analisa pada Independent Research & Advisory Indonesia yang jasanya digunakan Kemendag.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id