Kapolri Beberkan Alasan Pengiriman Pasukan ke Nduga

    Antara - 28 Agustus 2019 10:16 WIB
    Kapolri Beberkan Alasan Pengiriman Pasukan ke Nduga
    Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bertemu tokoh masyarakat dan agama di Jayapura, Selasa, 27 Agustus 2019. ANT/Gusti Tanati.
    Jayapura: Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian mengungkap alasan pengiriman pasukan ke Nduga, Papua. Kebijakan itu berkaitan dengan pembantaian 34 karyawan PT Istaka.

    "Faktor itulah yang menyebabkan pasukan dikirim ke Nduga," kata Jenderal Pol Tito Karnavian seusai pertemuan dengan tokoh agama dan masyarakat di Jayapura seperti dilansir Antara, Selasa, 28 Agustus 2019.

    Polri menilai keputusan itu harus diambil untuk mengamankan wilayah tersebut. Kebijakan diambil melalui pertimbangan matang. Polri tak pernah mengirim pasukan saat kelompok Egianus Kogoya beberapa kali berulah sebelumnya.

    Polri juga ingin menindak kelompok kriminal bersenjata besutan Egianus Kogoya itu. Tito tak menampik ada permintaan penarikan pasukan dalam pertemuan dengan tokoh agama dan masyarakat di Jayapura. Tapi, Polri masih membutuhkan banyak personel mengamankan kawasan Kabupaten Nduga.

    Tito akan mempertimbangkan penarikan pasukan jika ada tokoh masyarakat yang bisa menjamin kelompok Egianus Kogoya tak lagi berulah. "Namun hingga kini tidak ada tokoh kredibel yang bisa menjamin keamanan di wilayah tersebut," kata Tito.    

    Tito bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi dua mantan Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw dan Irjen Martuani Sormin. Mantan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen George Supit juga ikut dalam pertemuan itu.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id