Pelimpahan Berkas Surya Anta Dinilai Tidak Prosedural

    Theofilus Ifan Sucipto - 19 November 2019 13:45 WIB
    Pelimpahan Berkas Surya Anta Dinilai Tidak Prosedural
    anggota tim kuasa hukum Surya Anta, Oky Wiratama Siagian (kaus hijau). Foto: Theofilus Ifan Sucipto/Medcom.id
    Jakarta: Penyerahan berkas tersangka kasus dugaan makar Surya Anta Ginting dan lima orang lainnya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dinilai tidak prosedural. Pihak keluarga dan kuasa hukum tak menerima informasi layak. 

    "Polda Metro Jaya memberitahu via chat Whatsapp pada Minggu 17 November 2019 pukul 21.00 WIB," kata anggota tim kuasa hukum Surya Anta, Oky Wiratama Siagian, di Kantor LBH Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa, 19 November 2019.

    Menurut Oky, proses pemberitahuan itu bertentangan dengan Pasal 75 Peraturan Kapolri tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana. Pasal 75 ayat 1, berbunyi "Penyerahan tersangka dan barang bukti sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 huruf h, dibuatkan berita acara serah terima tersangka dan barang bukti ditandatangani oleh penyidik atau penyidik pembantu yang menyerahkan, dan JPU menerima."

    Oky menilai cara polisi memberikan pemberitahuan juga tidak profesional. Pasalnya, informasi baru diberikan beberapa jam sebelum berkas perkara dilimpahkan pada Senin, 18 November 2019.

    "Tindakan Polda Metro Jaya yang menangani perkara ini tidak profesional dan tidak prosedural," ujar dia.

    Surya Anta ditangkap atas dugaan mengibarkan bendera bintang kejora dalam unjuk rasa menuntut referendum Papua di depan Istana Merdeka, Rabu, 28 Agustus 2019. 

    Dia merupakan satu dari enam tersangka kasus dugaan makar dan ditahan di rumah tahanan (rutan) Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (Brimob), Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Lima tersangka lain, yakni Dano Tabuni, Charles Cossay, Ambrosius Mulait, Isay Wenda, dan Wenebita Wasiangge. 



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id