Penyidik Kantongi Izin Geledah Lokasi Terkait Kasus Suap Wahyu

    M Sholahadhin Azhar - 12 Januari 2020 12:45 WIB
    Penyidik Kantongi Izin Geledah Lokasi Terkait Kasus Suap Wahyu
    Ilustrasi KPK. Foto: MI
    Jakarta: Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memberi izin penggeledahan terkait kasus dugaan suap pengurusan Pergantian Antarwaktu (PAW) caleg PDI Perjuangan. Penyidik tancap gas menggeledah lokasi-lokasi terkait kasus itu.

    "Penyidik telah berkoordinasi dengan Dewas. Beberapa izin untuk kebutuhan penggeledahan juga sudah ditandatangani Dewas setelah sejumlah kelengkapan administrasi terpenuhi," beber pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Minggu, 12 Januari 2020.

    Dia tak membeberkan lokasi-lokasi yang akan atau sudah digeledah. Ali menuturkan penyidik mencari dokumen-dokumen terkait kasus itu. 

    "Pada prinsipnya tim penindakan KPK bersama Dewas saling menguatkan dengan fungsi masing-masing dalam penanganan perkara ini. Perkembangan lebih lanjut akan kami informasikan pada kesempatan pertama," kata dia. 

    KPK menangkap tangan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan, Rabu, 8 Januari 2020. Wahyu Setiawan diduga menerima suap lantaran mengupayakan pergantian antarwaktu (PAW) caleg PDI Perjuangan Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatra Selatan Harun Masiku.
     
    KPK menyita Rp400 juta dalam pecahan mata uang dolar Singapura saat operasi tangkap tangan (OTT) di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Wahyu juga diduga telah menerima suap Rp200 juta.
     
    KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus itu. Wahyu Setiawan dan orang kepercayaannya sekaligus mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Agustiani Tio Fridelina, menjadi tersangka penerima suap.
     
    Kader PDI Perjuangan Harun Masiku dan pihak swasta, Saeful, menjadi tersangka penyuap. Saeful diduga staf di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Harun Masiku masih buron. 



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id