KontraS: TNI-Polri 14 Kali Terlibat Bentrok

    Kautsar Widya Prabowo - 05 Oktober 2020 03:09 WIB
    KontraS: TNI-Polri 14 Kali Terlibat Bentrok
    Kondisi mobil yang rusak akibat penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2020. Antara/Asprilla Dwi Adha



    Jakarta: Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyebut TNI dan Polri sudah 14 kali terlibat bentrok. Kejadian itu terhitung sejak Oktober 2019 hingga September 2020.

    "Semestinya kedua institusi ini menjadi garda terdepan dalam urusan keamanan dan pertahanan negara, malah bentrok," ujar Wakil Koordinator KontraS bidang Riset dan Mobilisasi, Rivanlee Anandar, dalam konferensi pers secara virtual, Minggu, 4 Oktober 2020.

     



    Rivanlee mengatakan ada dua kali bentrokan antara TNI dan Polri di tempat yang sama dengan waktu yang berbeda. Kejadian itu terjadi di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, pada 2018 dan 2020.

    "Ini mengindikasikan konflik TNI-Polri berikan dampak buruk (untuk) keamanan dan pertahanan negara," tuturnya.

    Dia menilai konflik kedua institusi tersebut akan terus terjadi bila TNI terlibat dalam ranah sipil. "Ketika polisi memiliki pam swakarsa, TNI masuk dengan komponen cadangan," jelasnya.

    Baca: Pangdam Beberkan Penganiayaan Oknum TNI Saat Perusakan Polsek Ciracas

    Berdasarkan catatan KontraS, mayoritas pemicu konflik tersebut ialah adanya tindakan main hakim sendiri oleh anggota TNI atau perlawanan ketika polisi sedang melakukan kegiatan penegakan hukum. Rivanlee menyebut anggota TNI kerap kali enggan ditegur karena melanggar hukum.

    Menurut dia, konflik antaranggota di kedua institusi ini dapat membahayakan masyarakat sipil. Terlebih, mereka dapat menggunakan senjata api. Dia mencontohkan peristiwa penyerangan Polsek Ciracas beberapa waktu lalu. Ada sejumlah masyarakat sipil yang turut mengalami luka dan mengalami kerugian materiel.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id