Polri Tindaklanjuti Laporan Dugaan Ujaran Kebencian Novel Baswedan

    Kautsar Widya Prabowo - 12 Februari 2021 14:18 WIB
    Polri Tindaklanjuti Laporan Dugaan Ujaran Kebencian Novel Baswedan
    Penyidik KPK Novel Baswedan/MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Polri telah menerima laporan dugaan ujaran kebencian yang menyeret penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Laporan terkait cuitan Novel yang mengomentari meninggalnya Soni Ernata atau ustaz Maaher At-Thuwailibi.

    "Telah diterima oleh sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dikonfrimasi, Jakarta, Jumat, 12 Februari 2021.

    Rusdi enggan menyebut nomor Laporan Polisi (LP) yang telah teregistrasi di SPKT. Dia menyebut laporan telah ditindaklanjuti penyidik Bareskrim Polri.

    "Penyidik pelajari dulu kasusnya, dan perkembangan nanti disampaikan," kata dia.

    Laporan tersebut dilayangkan DPP Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Mitra Kamtibmas (PPMK). DPP PPMK menilai Novel telah melanggar Pasal 14, Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana dan UU ITE Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat 2 UU 18 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008.

    Baca: Polri Pelajari Laporan Terhadap Novel Baswedan Terkait Ustaz Maaher

    Sebelumnya, Novel berkomentar soal meninggalnya Maaher At-Thuwailibi di Rutan Mabes Polri pada Senin, 8 Februari 2021. Pihak kepolisian membeberkan fakta kalau Maaher wafat akibat penyakit yang dideritanya.

    Novel menyoroti penahanan Maaher yang disebabkan kasus penghinaan ataupun ujaran kebencian. Dia juga mempermasalahkan alasan Maaher yang sudah didagnosa sakit, namun masih ditahan.

    "Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. Ustaz Maaher meninggal di rutan Polri. Padahal kasusnya penghinaan, ditahan, lalu sakit. Orang sakit, kenapa dipaksakan ditahan? Aparat jangan keterlaluanlah," tulis Novel Baswedan.

    Selain menyebut polisi keterlaluan, Novel mengingatkan kalau kejadian ini bukan hal sepele. "Apalagi dengan Ustaz, ini bukan sepele loh," lanjutnya.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id