comscore

Jadi Buron, Politikus Golkar Asal Sulsel Akhirnya Ditangkap

Yakub Pryatama Wijayaatmaja - 05 April 2022 12:27 WIB
Jadi Buron, Politikus Golkar Asal Sulsel Akhirnya Ditangkap
Ilustrasi Medcom.id.
Jakarta: Politikus dari Partai Golkar asal Sulawesi Selatan (Sulsesl) Muhammad Risman Pasigai ditangkap Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel. Risman merupakan tersangka kasus pencemaran nama baik dan telah divonis Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana mengatakan Risman ditangkap di Jalan K.H. Wahid Hasyim Nomor 12 RT 2/RW 7, Gondangdia Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 21.05 WIB pada Senin, 4 April 2022.
Kasus ini berawal saat Risman menjabat sebagai Ketua Panitia Musyawarah Daerah (MUSDA) IX Partai Golkar Sulawesi Selatan yang berlangsung 26-27 Juni 2019 di Hotel Novotel, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar.

Saat itu, HA dan MT yang merupakan kader Golkar menyampaikan aspirasi penolakan penyelenggaraan Musda IX DPD Partai Golkar Sulsel. Aspirasi disampaikan HA dan MT dengan membagi-bagikan selembaran berisi protes kepada peserta musda.

"Serta menolak Nurdin Halid sebagai calon Ketum DPD Partai Golkar Sulsel karena tidak sesuai dengan Juklak DPP Partai Golkar," kata dia.

Baca: Melawan Petugas, Buronan Kasus Narkotika di Aceh Besar Ditembak Mati

Panitia keamanan kemudian meminta HA dan MT meninggalkan lokasi musda. Namun, di sela-sela Musda, Risman justru memberikan pernyataan yang menuding salah satu kader Golkar berinisial RA sebagai dalang aksi penolakan tersebut.

Tak terima dengan tudingan itu, RA kemudian mengambil langkah tegas. Dia melaporkan Risman atas tuduhan pencemaran nama baik.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 160 K/Pid/2021 tanggal 3 Maret 2021, Risman terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencemaran nama Baik. Dia dijatuhi hukuman pidana penjara selama 6 (enam) bulan.

Saat dilakukan pemanggilan, Risman memilih mangkir. Risma akhirnya ditetapkan sebagai buron.

"Tim bergerak cepat dan melakukan pemantauan terhadap terpidana dan setelah dipastikan keberadaan terpidana, tim langsung mengamankan terpidana dan segera dibawa ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk dilaksanakan eksekusi," tegas Ketut.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id