65 Prajurit TNI Jadi Tersangka Perusakan Polsek Ciracas

    Antara - 17 September 2020 07:12 WIB
    65 Prajurit TNI Jadi Tersangka Perusakan Polsek Ciracas
    Kondisi mobil yang rusak akibat penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2020. Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha
    Jakarta: Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah menetapkan 65 prajurit menjadi tersangka dugaan perusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur. Para tersangka berasal dari tiga matra TNI.

    "Puspom TNI, bersama Puspom TNI AL (Angkatan Laut) dan AU (Angkatan Udara), sudah memeriksa 29 prajurit TNI, terdiri dari 10 orang TNI AL dan 19 orang TNI AU. Dari pemeriksaan 29 oknum prajurit TNI sudah ditetapkan tersangka sebanyak 8 orang," kata Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayor Jenderal (Mayjen) Eddy Rate Muis di Markas Puspom Angkatan Darat (Mapuspomad), Jakarta, Rabu, 16 September 2020.
     
    Menurut dia, delapan tersangka itu terdiri dari tujuh prajurit TNI AL dan satu prajurit TNI AU. Sementara itu, 57 tersangka lain merupakan prajurit TNI AD.
     
    Menurut Eddy, Puspom TNI beserta Puspom TNI AL dan AU masih terus mendalami perusakan Polsek Ciracas yang terjadi Sabtu, 29 Agustus 2020. Tidak tertutup kemungkinan jumlah tersangka terus bertambah seiring proses pemeriksaan.
     
    Hingga saat ini, Puspom TNI telah memeriksa total 119 personel dari TNI AD, AL, maupun AU. Mereka yang diperiksa diduga memiliki keterkaitan dan mengetahui proses perusakan Polsek Ciracas.
     
    Halaman Selanjutnya
    Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung…
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id