Tunduk Nurhadi Saat 'Digiring' ke Rutan

    Candra Yuri Nuralam - 03 Juni 2020 07:55 WIB
    Tunduk Nurhadi Saat 'Digiring' ke Rutan
    Eks Sekretaris MA Nurhadi dibawa ke Rutan KPK, Selasa, 2 Juni 2020/Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
    Jakarta: Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi ditangkap pada Senin, 1 Juni 2020 malam, di sebuah rumah di Jalan Simprug Golf 17 nomor 1 Grogol Selatan, Kebayoran Lama. Nurhadi ditangkap bersama menantunya, Rezky Herbiono.

    Di hari berikutnya usai penangkapan sekitar pukul 14.00 WIB KPK memulai konferensi pers untuk kasus Nurhadi. Berdasarkan gaya baru pengumuman kasus KPK saat ini, Nurhadi dan Rezky diperlihatkan kepada awak media.

    Nurhadi didampingi beberapa penyidik masuk ruangan konferensi pers. Selanjutnya Rezky mengekor di belakang Nurhadi. Kedua orang itu langsung membalikkan badannya membelakangi awak media.

    Sorak awak media menggema di ruang konferensi pers Gedung Merah Putih KPK. Sorakan itu mengartikan ejekan bagi Nurhadi dan Rezky. Di sisi lain, sorakan itu merupakan ucapan selamat atas keberhasilan KPK menangkap buronan yang kabur empat bulan lamanya.

    Tak sampai lima menit Nurhadi dan Rezky keluar dari ruang konferensi pers ditemani para penyidik. Padahal seharusnya para tersangka 'dipajang' selama konferensi pers berlangsung. Tak ada satu kata pun keluar dari mulut kedua tersangka.

    Baca: Kinerja Firli Diapresiasi

    Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Deputi Bidang Penindakan KPK Karyoto, dan pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri membuka maskernya usai kedua tersangka keluar. Konferensi pers berlangsung sekitar 45 menit.

    Usai konferensi pers Ghufron menjelaskan alasan Nurhadi dan Rezky dikeluarkan lebih cepat. Saat itu kedua tersangka itu masih diperiksa oleh penyidik.

    "Perlu kami jelaskan dulu, kenapa para pihak yang kami tangkap itu kami kembalikan ke tempatnya, karena memang proses pemeriksaan masih berlangsung, yang penting kami telah publikasi dan yang bersangkutan telah berada di KPK," kata Ghufron di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 2 Juni 2020.

    Ghufron mengatakan Nurhadi tak bisa lama-lama dipinjam dari penyidik. Ada informasi yang harus digali untuk mendalami kasus.

    "Karena pemeriksaan masih berlangsung, jadi kami kembalikan ke pemeriksaan," ujar Ghufron.

    Tak lama setelah itu Nurhadi akan dibawa ke rumah tahanan C1 cabang KPK, Jakarta untuk ditahan selama 20 hari pertama. Nurhadi ditunggu banyak wartawan untuk bertanya dan mengabadikan gambar di pintu keluar.

    Tak ada satupun pertanyaan wartawan yang dijawab oleh Nurhadi. Begitu pula dengan Rezky. Keduanya kompak bungkam dan memilih berjalan terus masuk ke mobil tahanan. Kendaraan itu pergi, Nurhadi bungkam sepanjang wajahnya terpampang di media.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id