Novel Melintas Saat Rekonstruksi Walau Izin Berobat di Singapura

    Yurike Budiman - 07 Februari 2020 09:18 WIB
    Novel Melintas Saat Rekonstruksi Walau Izin Berobat di Singapura
    Sejumlah anggota kepolisian tiba untuk melakukan rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Foto: Antara Foto/Dhemas Reviyanto
    Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan tidak menghadiri rekonstruksi kasus penyiraman air keras, Jumat dini hari, 7 Februari 2020. Namun, polisi melihat Novel melintas saat rekonstruksi berlangsung.

    "Dalam hal ini, korban melintas dan sempat rekan-rekan penyidik dan JPU mempertanyakan. Kami menyampaikan kegiatan ini tetap kami laksanakan dengan pemeran pengganti," kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Dedy Murti Haryadi di lokasi reka ulang penyiraman air keras Novel, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat, 7 Februari 2020.

    Novel tak bisa menghadiri rekonstruksi terakhir ini lantaran mengaku sedang di luar negeri untuk memeriksa kesehatan mata. Polisi mendapatkan informasi serupa melalui kuasa hukum Novel yang menyatakan bahwa Novel sedang berada di Singapura.

    "Maka dari itu, kami putuskan karena memang kegiatan ini tidak bisa kami tunda dan harus kami laksanakan karena terikat waktu masa pemberkasan dan penahanan," ungkap Dedy.

    Pihaknya sempat berinteraksi dan berkomunikasi dengan Novel saat melintas. Namun, ia tak menanyakan lebih jauh informasi kepergian Novel ke Singapura.

    "Ya, nanti dalam prosesnya kami akan komunikasikan lagi dengan pihak kuasa hukum terkait maksud informasi sebelumnya," ujar dia.

    Novel Melintas Saat Rekonstruksi Walau Izin Berobat di Singapura
    Penyidik senior KPK Novel Baswedan. Foto: MI/Susanto

    Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik KPK, Novel Baswedan, Jumat dini hari, 7 Februari 2020. Namun, rekonstruksi ini tidak boleh diliput media.
     
    Sejumlah anggota polisi melarang media mendekati area rekonstruksi hingga radius sekitar 50 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Rekonstruksi berlangsung di depan rumah Novel di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, tak jauh dari Masjid Al Ihsan.
     
    Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mengembalikan berkas perkara dua tersangka penyerang Novel, Rahmat Kadir dan Ronny Bugis. Berkas keduanya dinyatakan belum lengkap (P19).
     
    Novel Baswedan disiram air keras sepulang dari Masjid Al-Ihsan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 11 April 2017. Novel dilarikan ke Singapura untuk menjalani operasi mata sejak 12 April 2017.
     
    Tim Teknis yang mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Novel menangkap Ronny dan Rahmat di Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Kamis, 26 Desember 2019.
     
    Keduanya merupakan polisi aktif dari kesatuan Brimob. Ronny dan Rahmatdijerat dengan Pasal 170 subsider 351 Ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan dan Pengeroyokan dengan ancaman lima tahun penjara.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id