2 Saksi Diselisik Terkait Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

    Siti Yona Hukmana - 06 April 2021 20:54 WIB
    2 Saksi Diselisik Terkait Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan
    Ilustrasi Kejaksaan Agung. MI Pius Erlangga.



    Jakarta: Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut kasus dugaan korupsi pada PT Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Pengusutan rasuah di perusahaan pelat merah itu melalui dua saksi.

    "Tim Jampidsus Kejagung memeriksa dua orang saksi terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada pengelolaan keuangan dan dana unvestasi di BPJS Ketenagakerjaan," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Selasa, 6 April 2021.






    Kedua saksi itu ialah karyawan PT Mandiri Sekuritas, A dan Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan, EA. Leonard tak membeberkan hasil pemeriksaan. Sebab hal itu masuk materi penyelidikan.

    (Baca: Pengusutan Korupsi BPJamsostek Diminta Transparan)

    "Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri, dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Leonard.

    Kejagung telah mengantongi nilai transaksi dalam dugaan penyimpangan investasi pada BPJS Ketenagakerjaan. Nilai transaksi mencapai Rp43 triliun. Namun, nilai transaksi itu belum dapat dikatakan sebagai kerugian negara.

    Penyidik memerlukan waktu untuk memeriksa satu per satu transaksi guna memastikan ada tidaknya unsur pidana. Salah satu yang harus dipastikan, yakni bentuk investasi, apakah melanggar pidana atau merupakan risiko bisnis.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id