comscore

Legislator Tabalong Dikorek Soal Aliran Suap Bupati Hulu Sungai Utara

Candra Yuri Nuralam - 23 November 2021 10:20 WIB
Legislator Tabalong Dikorek Soal Aliran Suap Bupati Hulu Sungai Utara
KPK. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa anggota DPRD Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), Rini Iriwanty, pada Senin, 22 November 2021. Rini dikorek terkait dugaan suap terhadap Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel, Abdul Wahid.

"Dikonfirmasi antara lain terkait pengetahuan saksi tentang dugaan aliran sejumlah dana yang diterima tersangka AW (Abdul Wahid) dari para kontraktor yang mengerjakan proyek di Dinas PUPRP (Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan) Kabupaten HSU," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa, 23 November 2021.
Ali enggan memerinci total uang yang diterima Abdul. Namun, keterangan Rini diyakini menguatkan tudingan KPK dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Baca: Bupati Nonaktif HSU Terancam Dijerat Kasus Jual Beli Jabatan

Abdul ditahan pada 18 November 2021. Dia dikurung usai KPK mengembangkan kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten HSU pada 2021.

Dia disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 KUHP jo Pasal 65 KUHP.

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id