comscore

Pengurus Pemuda Pancasila Diperiksa Terkait Penggunaan Senjata Tajam

Antara - 13 Desember 2021 19:48 WIB
Pengurus Pemuda Pancasila Diperiksa Terkait Penggunaan Senjata Tajam
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat/Beranda Antara
Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya memeriksa pengurus organisasi kemasyarakatan (ormas) Pemuda Pancasila. Pemeriksaan terkait temuan senjata tajam yang dibawa 15 anggota Pemuda Pancasila di depan Gedung DPR/MPR beberapa waktu lalu.

"Pertanyaan salah satunya tentang pengawasan unjuk rasa, kedua penggunaan senjata tajam apakah dugaan sedemikian banyak apakah ada instruksi dari pimpinan organisasi atau memang inisiatif dari masing-masing tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat di Jakarta, Senin, 13 Desember 2021.
Tubagus mengatakan polisi menangkap dan menetapkan tersangka 15 anggota Pemuda Pancasila. Mereka dianggap melanggar Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.
 
Baca: Pentolan Pemuda Pancasila Diperiksa Terkait Kasus Pengeroyokan Polisi

Salah satu dari 15 tersangka membawa dua butir peluru senjata api jenis Revolver kaliber 38 milimeter. Namun tidak ditemukan senjata api.

Sebanyak 16 orang ditangkap Polda Metro Jaya buntut aksi unjuk rasa di Kompleks Parlemen Senayan yang berakhir ricuh pada 25 November 2021. Para tersangka itu terdiri atas 15 orang yang membawa senjata tajam, sedangkan satu lainnya diduga terlibat pengeroyokan terhadap Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali.

Kemudian, Polda Metro meringkus lima tersangka lainnya yang diduga terlibat pengeroyokan tersebut. Saat ini, total 21 tersangka dari Pemuda Pancasila yang harus berhadapan dengan hukum akibat demonstrasi anarkis tersebut.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id