comscore

KPK Selisik Asal-usul Uang Pembangunan Glamping Bekasi

Tri Subarkah - 08 April 2022 15:08 WIB
KPK Selisik Asal-usul Uang Pembangunan Glamping Bekasi
Plt juru bicara KPK, Ali Fikri. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami asal-usul uang pembangunan glamorous camping (glamping) atau tempat berkemah mewah di Cisarua oleh Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi. Dugaan kucuran uang haram untuk pembangunan glamping itu diselisik lewat pemeriksaan Erliyani selaku Camat Medan Satria.

Selain Erliyani, penyidik KPK memeriksa aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Bekasi bernama Lintong dan Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Neneng Sumiati. Keduanya diperiksa untuk kepentingan yang sama.
"Yang diduga dipergunakan untuk mempercepat proses pembangunan glamping di Cisarua," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jakarta, Jumat, 8 April 2022.

Rahmat Effendi diduga membuat tempat kemah mewah itu dari hasil memalak aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Bahkan, KPK mengendus kepemilikan glamping atas nama Rahmat Effendi.

Baca: Rahmat Effendi Diduga Buat Tempat Berkemah Mewah dari Hasil Memalak ASN

KPK mengembangkan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa, serta lelang jabatan di Bekasi. Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
 
Pengembangan kasus ini dilakukan setelah KPK menemukan bukti permulaan yang cukup. Sejumlah saksi yang diperiksa dalam kasus ini juga menyebut ada harta Rahmat yang diduga disamarkan.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id