Penyerang Polisi di Pati Pernah Menjadi Buruh Migran

    Cindy - 28 Agustus 2019 04:00 WIB
     Penyerang Polisi di Pati Pernah Menjadi Buruh Migran
    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan)
    Jakarta: Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror tengah mendalami motif MP menyerang anggota Polsek Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Latar belakang keluarga dan pekerjaan juga didalami. 

    "Termasuk background-nya, termasuk dari pihak keluarga nanti akan kita dalami juga," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 27 Agustus 2019.

    Dedi menuturkan MP pernah bekerja sebagai buruh migran di Malaysia selama tujuh tahun. Penelusuran sementara, MP kerap kali mengikuti kegiatan saat menjadi buruh. 

    "Kegiatan-kegiatan ini yang masih didalami oleh Densus 88," ucap jenderal bintang satu itu. 

    Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel menegaskan penyerang anggota Polsek Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menderita gangguan jiwa. Dia memastikan penyerangan tersebut bukan terkait jaringan teror. 

    "Dugaan tersangka mengalami gangguan jiwa diperkuat dengan surat keterangan dari dokter tahun 2014 yang menyebutkan bahwa pelaku menderita gangguan jiwa," ujarnya di Polsek Tlogowungu, Kabupaten Pati, Selasa, 27 Agustus 2019.

    Dia melanjutkan gangguan jiwa yang diderita pelaku juga dibenarkan pihak kepala Desa Regaloh, Kecamatan Tlogowungu. Pelaku mengalami gangguan kejiwaan sejak 2013.

    Gangguan jiwa semakin menjadi setelah berpisah dengan istrinya. Pelaku pun pernah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Semarang pada 2014. 

    "Ketika kambuh, melakukan penyerangan dan penyerangan ini bukan pertama kali. Karena sebelumnya kepala desa dan modin juga diserang," ungkapnya. 




    (BOW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id