Pemerintah Deportasi 80 Warga Tiongkok

    Ilham Pratama Putra - 28 November 2019 13:21 WIB
    Pemerintah Deportasi 80 Warga Tiongkok
    Puluhan warga negara Tiongkok dideportasi. Foto: ilham Pratama/Medcom.id



    Jakarta: Sebanyak 80 warga negara (WN) Tiongkok diserahkan ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk dipulangkan ke negaranya. Mereka merupakan pelaku penipuan online melalui telepon.

    "Hasil pemeriksaan kami hanya 80 yang diduga terlibat penipuan online. Sesuai koordinasi kami dengan Dirhubinter dan Imigrasi direncanakan 80 ini akan kita serahkan ke Imigrasi untuk proses lebih lanjut," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 28 November 2019.

     



    Polisi juga sudah memeriksa lima WN Tiongkok lainnya. Namun, kelima WNA itu dinyatakan tidak terlibat dalam kasus penipuan dan tidak dideportasi.

    "Karena ada sesuatu terkait dengan alat komunikasi mereka yang terkena hack. Jadi kami pastikan mereka tidak terlibat," imbuhnya.

    Dalam kasus penipuan ini, polisi sempat membawa enam warga negara Indonesia (WNI). Tapi, mereka sudah dibebaskan karena tidak terbukti melakukan tindak kejahatan.

    "Peran WNI ini hanya sebatas menyiapkan akomodasi, konsumsi, dan penyedia angkutan selama para pelaku berada di Indonesia," jelas Iwan.

    Iwan menyebut keputusan deportasi ini telah disepakati pemerintah Tiongkok. Pasalnya, masyarakat di Tiongkok juga banyak yang menjadi korban penipuan serupa.

    Dalam melancarkan aksinya, pelaku menghubungi korban melalui sambungan telepon agar dapat menyelesaikan masalah pajak maupun menawarkan investasi. Para pelaku mengaku sebagai sebagai polisi, jaksa, atau pegawai bank.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id