KPK Imbau Enam Menteri Segera Lapor LHKPN

    M Sholahadhin Azhar - 03 Desember 2019 17:22 WIB
    KPK Imbau Enam Menteri Segera Lapor LHKPN
    Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memaklumi enam menteri Kabinet Indonesia Maju belum melapor Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). Lembaga antirasuah masih menunggu laporan itu.

    "(Mereka) berasal dari pihak swasta. Kami memahami pelaporan LHKPN mungkin merupakan hal baru oleh bersangkutan. Oleh karena itu, jika ada yang perlu dibantu, tim LHKPN di KPK akan mendampingi," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa, 3 Desember 2019.

    Dia meminta menteri memahami pelaporan harta merupakan bagian dari pencegahan korupsi. Febri mengajak menteri mendukung niat baik tersebut.

    "Penyampaian laporan secara benar dan tepat waktu merupakan bentuk komitmen yang bisa ditunjukkan penyelenggara negara pada publik," kata dia.

    Febri menuturkan saat ini pelaporan LHKPN jauh lebih mudah. Ada mekanisme pelaporan elektronik yang disiapkan. Para penyelenggara negara dapat mengakses website https://elhkpn.kpk.go.id/

    "Di sana juga disediakan video penjelasan LHKPN dan video tutorial agar setiap PN yang ingin mengetahui tentang LHKPN dapat dengan mudah memahaminya," kata Febri.

    Bila informasi daring masih membingungkan, pejabat negara diimbau menghubungi pusat panggilan KPK melalui nomor telepon 198. KPK juga membuka pelayanan luring di Gedung Merah Putih. 

    Dia berharap dengan kemudahan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan para penyelenggara negara. "Keterbukaan kekayaan yang dimiliki penyelenggara negara merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kita pada publik, sekaligus sebagai komitmen pencegahan korupsi," kata Febri.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id