comscore

Bupati Nonaktif PPU Didakwa Terima Suap Rp5,7 Miliar

Candra Yuri Nuralam - 08 Juni 2022 18:29 WIB
Bupati Nonaktif PPU Didakwa Terima Suap Rp5,7 Miliar
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Bupati nonaktif Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud menjalani persidangan perdananya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Samarinda hari ini, 8 Juni 2022. Dia didakwa menerima suap Rp5,7 miliar.

"Menerima hadiah berupa uang secara bertahap yang seluruhnya berjumlah Rp5.700.000.000," kata jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Moh Helmi Syarif dalam surat dakwaan yang dikutip pada Senin, 8 Juni 2022.
Dakwaan Gafur dibarengi dengan Bendahara Umum Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Nur Afifah Balqis. Keduanya didakwa bersamaan karena diduga melakukan perbuatan melawan hukum bersama.

"Melakukan atau turut serta melakukan, beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai salah satu perbuatan berlanjut," ujar Helmi.

Baca: Bupati PPU Diduga Menikmati Duit Suap dari Banyak Sumber

Total uang suap itu diberikan oleh beberapa orang berbeda. Pertama, uang berasal dari pihak swasta Ahmad Zuhdi senilai Rp1,85 miliar.

Lalu, Gafur juga diduga menerima uang dari Damis Hak, Achmad, Usriani, dan Husaini sebesar Rp250 juta. Terus, Gafur diduga menerima uang Rp500 juta dari sembilan kontraktor yang mengerjakan beberapa proyek di Dinas PUPR PPU.

"Dan dari beberapa perusahaan yang mengurus perizinan usaha di Kabupaten PPU yang diterima melalui Muliadi sejumlah Rp3.100.000.000," tutur Helmi.

Uang itu diduga sebagai suap agar Gafur memanfaatkan kuasanya untuk mengatur paket pengerjaan proyek pada 2020 dan 2021. Selain itu, uang suap itu dimaksudkan untuk menerbitkan izin sejumlah perusahaan di wilayah PPU.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id