Otak Pembunuhan Bos Pelayaran Dilaporkan Terkait Dugaan Penggelapan Pajak

    Yurike Budiman - 26 Agustus 2020 14:44 WIB
    Otak Pembunuhan Bos Pelayaran Dilaporkan Terkait Dugaan Penggelapan Pajak
    Kerabat korban, Harry Susanto, di Mapolres Jakarta Utara. Medcom.id/Yurike Budiman
    Jakarta: Keluarga korban pembunuhan bos pelayaran, Sugianto, melaporkan karyawannya terkait kasus penggelapan pajak perusahaan. Kasus ini dilaporkan ke Mapolres Jakarta Utara.

    "Ada kasus lain (yang dilaporkan) tentang penggelapan keuangan perusahaan, ini yang kami laporkan. Ditujukan untuk NL," kata kerabat korban, Harry Susanto, di Mapolres Jakarta Utara, Rabu, 26 Agustus 2020.

    NL diduga menggelapkan pajak perusahaan sejak 2015. Tersangka pembunuhan Sugianto itu dipercaya mengurus pajak perusahaan sejak awal.

    Harry menyebut keluarga masih terus mengumpulkan data terkait jumlah uang yang digelapkan. "Kita masih usut juga dan kita cari data karena banyak yang dipegang NL, hampir semua data. Dan mungkin ada data yang sudah diambil oleh NL," kata Harry.

    NL merencanakan pembunuhan bosnya, Sugianto. Dia membayar pembunuh bayaran untuk mengeksekusi Sugianto di depan kantornya.
     







     

    (Baca: 34 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Bos Pelayaran)

    Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengungkapkan NL merencanakan pembunuhan lantaran sejumlah hal. NL sakit hati dan murka karena kerap dimarahi korban. Tersangka juga mengaku sering dilecehkan dan diajak bersetubuh.

    NL juga diduga menggelapkan dana pajak perusahaan. Sugianto sempat memperingatkan NL bakal dilaporkan ke polisi terkait dugaan penggelapan dana pajak itu.  

    "Hal itu dianggap sebagai ancaman oleh tersangka yang kemudian menginginkan kematian korban," Senin, 24 Agustus 2020.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id