KPK Tak Bahas Kode 'Bapakku-Bapakmu' di Kasus Djoko Tjandra

    Siti Yona Hukmana - 11 September 2020 19:41 WIB
    KPK Tak Bahas Kode 'Bapakku-Bapakmu' di Kasus Djoko Tjandra
    Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selesai mengekspos perkara dugaan suap terpidana kasus Bank Bali Djoko Tjandra bersama Kejaksaan Agung (Kejagung). Gelar perkara itu tidak membahas istilah 'bapakmu dan bapakku'.

    "Kami tidak menerima (informasi itu). Kami menggelar kasus itu berdasarkan bukti yang sudah diperoleh," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 11 September 2020. 

    Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (Maki) Boyamin Saiman sempat menyebut jaksa Pinangki Sirna Malasari dan mantan kuasa hukum Djoko, Anita Kolopaking, sering menyebut istilah 'bapakmu dan bapakku' dalam pemufakatan pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA). KPK diminta mendalami hal ini.

    Nurul menganggap pernyataan 'bapakmu dan bapakku' itu baru rumor yang beredar. Belum ada bukti kebenaran atas informasi itu. 

    "Karena kendalanya masih belum mendapatkan bukti ke sana, belum sampai ke sana (pembahasan)," ujar Nurul.

    Ekspose KPK juga tidak membahas dugaan keterlibatan pejabat tinggi Kejagung dalam kasus dugaan suap Djoko Tjandra kepada jaksa Pinangki. Belum ada alat bukti terkait dugaan keterlibatan pajabat tinggi Korps Adhyaksa tersebut.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id