Benny Tjokrosaputro Bantah 'Goreng Saham' MYRX

    Siti Yona Hukmana - 15 September 2020 13:48 WIB
    Benny Tjokrosaputro Bantah 'Goreng Saham' MYRX
    Ilustrasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). MI/Ramdani
    Jakarta: Benny Tjokrosaputro, terdakwa korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero), membantah melakukan aksi pump and dump atau 'goreng saham' PT Hanson International Tbk (MYRX) pada Agustus 2016. Dia menyebut aksinya kala itu pemecahan nilai saham (stock split).

    "Pada 2016, kalau tidak salah, Agustus itu stock split. Bukan pump and dump," kata Benny melalui keterangan tertulis, Selasa, 15 September 2020.

    Dugaan goreng saham MYRX itu dipertanyakan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan, yang juga berstatus terdakwa dalam kasus korupsi Jiwasraya. Bantahan itu disampaikan Benny saat menjadi saksi mahkota dalam persidangan lanjutan perkara pidana Nomor 33/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Jkt.Pst, Senin, 14 September 2020.

    Baca: Kejagung Didesak Panggil Orang-orang Lama OJK Terkait Kasus Jiwasraya

    Benny menyebut saat itu MYRX merealisasikan stock split dengan rasio 1:5. Artinya, nilai saham dipecah menjadi lima kali lebih kecil dibandingkan harga saat itu.

    Sebelum stock split, harga saham MYRX mencapai Rp600-an. Setelah melakukan aksi korporasi nilai saham MYRX berkisar Rp120 sampai Rp130 per lembar.

    Benny menjelaskan stock split menyebabkan penurunan harga saham dalam waktu seketika. Namun, nilai intrinsik saham tidak mengalami perubahan.

    Dia mencontohkan, 1 juta lembar saham dengan harga Rp600 per lembar memiliki nilai total Rp600 juta. Jika melakukan stock split dengan rasio 1:5, nilai total saham tetap sama Rp600 juta walau harga saham jatuh menjadi Rp120an per lembar.

    "Justru kalau tidak turun harga saham per lembar aneh. Orangnya jadi tambah kaya lima kali lipat kan. Tidak masuk akal itu," tutur Benny.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id