Ahli ITE dan Pornografi Dipanggil di Kasus Video Asusila Gisel

    Siti Yona Hukmana - 06 Januari 2021 19:10 WIB
    Ahli ITE dan Pornografi Dipanggil di Kasus Video Asusila Gisel
    Artis Gisella Anastasia memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Selasa, 17 November 2020. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi ahli informasi dan transaksi elektronik (ITE) hingga pornografi dalam penyidikan kasus video asusila artis Gisella Anastasia (GA) dan Michael Yukinobu Defretes (MYD). Keterangan ahli dibutuhkan meski polisi telah menetapkan keduanya sebagai tersangka. 

    "Kami sedang menjadwalkan juga untuk pemeriksaan beberapa saksi ahli lagi, termasuk saksi ahli ITE, ahli pornografi, ahli pidana yang lain," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Januari 2021. 

    Namun, Yusri tidak menyebutkan waktu pemeriksaan saksi ahli tersebut. Perihal yang perlu digali lagi terhadap saksi ahli juga tidak dijabarkan. Hal itu, kata Yusri, masuk dalam materi penyidikan yang tidak boleh dibuka ke publik. 

    Baca: Gisel Tak Hadir dalam Pemeriksaan karena Jemput Gempi

    Sementara itu, Yusri mengatakan penyidik akan memeriksa Gisel sebagai tersangka pukul 10.00 WIB, Jumat, 8 Januari 2021. Gisel tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pada Senin, 4 Januari 2021, karena menjemput anaknya, Gempita Nora Marten, yang baru pulang liburan dari Bali. 

    "Sambil menunggu kita melengkapi berkas perkara, sambil melengkapi alat-alat bukti yang lain," ujar Yusri. 

    Yusri menyebut penyidik akan melimpahkan berkas perkara ke jaksa penuntut umum (JPU) jika sudah rampung. Polisi tinggal menunggu pemeriksaan Gisel dan saksi ahli. 

    Sementara itu, Michael memenuhi panggilan pemeriksaan pada 4 Januari 2021. Dia kini dikenakan wajib lapor setiap Senin-Kamis hingga pemeriksaan Gisel selesai. Kemudian polisi akan menggelar perkara untuk menentukan penahanan keduanya. 

    Jagat maya dihebohkan video mesum yang diperankan perempuan mirip Gisel. Setelah diusut polisi, Gisel mengaku menjadi pemeran perempuan dalam video. Gisel dan Michael ditetapkan sebagai tersangka kasus video asusila.

    Gisel merekam video dewasa itu untuk dokumentasi pribadi. Video porno itu lalu dikirim menggunakan aplikasi AirDrop ke telepon genggam Michael. 

    Gisel dikenakan Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 Undang-Undang (UU) Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Michael dijerat Pasal 8 UU Nomor 44 Tahun 2008 dan Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Keduanya terancam hukuman penjara hingga 12 tahun.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id