Tarik Ulur Kepentingan di Wanjakti Diduga Jadi Peyebab Kursi Kabareskrim Masih Kosong

    Kautsar Widya Prabowo - 14 Februari 2021 08:32 WIB
    Tarik Ulur Kepentingan di Wanjakti Diduga Jadi Peyebab Kursi Kabareskrim Masih Kosong
    Ilustrasi polisi. Medcom.id



    Jakarta: Dua minggu lebih kursi kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri kosong setelah ditinggal Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang terpilih menjadi Kapolri. Kondisi tersebut diduga lantaran tarik ulur kepentingan di tubuh Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).

    "Ada ewuh pakewuh karena Kapolri (Listyo) adalah paling junior dalam Wanjakti.  Meski sebenarnya penunjukan kabareskrim itu adalah kewenangan Kapolri," ujar pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto kepada Medcom.id, Minggu, 14 Februari 2021.




    Bambang menyebut kabareskrim merupakan jabatan yang penting di tubuh Polri. Posisi itu ujung tombak fungsi hukum di Indonesia.

    Listyo dinilai enggan mengambil risiko menunjuk seseorang yang belum ia percaya menjadi kabareskrim. Bambang tak heran Listyo membutuhkan waktu lebih untuk menunjuk perwira tinggi (pati) yang ia percaya.

    "Peluangnya memang Kapolri akan menunjuk kawan satu angkatannya, yang bisa mengamankan posisi beliau sekaligus siap menjadi bumper, daripada senior-seniornya," tutur dia.
     
    (Baca: IPW Prediksi Empat Nama Berpotensi Jadi Kabareskrim)

    Bambang menyebut sosok yang akan menduduki kursi kabareskrim sudah terlihat saat Listyo menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR. Ia meyakini sosok tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat.

    "Maksimal minggu depan nama kabareskrim pasti sudah disampaikan ke publik," tutur dia.

    Sebelumnya, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebut belum ada Kabareskrim baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Wanjakti masih mencari jenderal yang pantas menempati posisi tersebut.

    "Saat ini masih dalam proses di Wanjakti," kata Ramadhan saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 4 Februari 2021.

    Jenderal Listyo meninggalkan jabatan sebagai kabareskrim usai terpilih sebagai kapolri. Dia menggantikan Jenderal Idham Azis yang masuk masa pensiun.

    Presiden Joko Widodo melantik Listyo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Januari 2021. Kursi kabareskrim kosong sejak saat itu.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id