7 Saksi Diselisik Soal Dugaan Korupsi ASABRI

    Theofilus Ifan Sucipto - 09 April 2021 04:04 WIB
    7 Saksi Diselisik Soal Dugaan Korupsi ASABRI
    Kejaksaan Agung. Foto: MI



    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa tujuh saksi terkait dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI). Keterangan mereka diperlukan untuk melengkapi alat bukti.

    “Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung memeriksa tujuh saksi,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 April 2021.






    Para saksi, yakni Direktur Utama (Dirut) PT Amanah Ventura Syariah, E; karyawan PT Hanson International Tbk, RM; Dirut PT Emco Asset Management, EK; Dirut PT Grahamas Citrawisata Tbk, YA; Fund Manager PT Insight Investment Management, GWA; Dirut PT Insight Investment Management, EHP; dan nominee (karyawan PT Millenium Aset Manajemen), EH.

    Baca: Mobil Mewah Milik Adik Tersangka Heru Hidayat Disita

    “Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana,” papar Leonard.

    Leonard menyebut informasi yang dikorek menyangkut apa yang didengar, dilihat, dan dialami saksi. Seluruh keterangan saksi berguna untuk menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi di PT ASABRI.

    “Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan covid-19,” ujar dia.

    Kejagung menetapkan sembilan tersangka dalam kasus yang diduga merugikan negara Rp23,7 triliun ini. Sebanyak dua di antaranya terpidana kasus korupsi Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat. 
     
    Tersangka lainnya, yakni Dirut ASABRI periode 2011-Maret 2016, Adam Rachmat Damiri; Dirut ASABRI periode Maret 2016-Juli 2020, Sonny Widjaja; Direktur Keuangan ASABRI periode Oktober 2008-Juni 2014, Bachtiar Effendi; Direktur ASABRI periode 2013-2014 dan 2015-2019, Hari Setiono; Kepala Divisi Investasi ASABRI periode Juli 2012-Januari 2017, Ilham W Siregar; Dirut PT Prima Jaringan, Lukman Purnomosidi; dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relationship Jimmy Sutopo. 
     
    Penyidik Jampidsus tengah merampungkan berkas perkara untuk dilimpahkan ke pengadilan. Para tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
     
    Pada sangkaan subsider, jaksa mengenakan Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id