Penonaktifan 75 Pegawai KPK di Luar Kesepakatan Dewas

    Candra Yuri Nuralam - 12 Mei 2021 15:33 WIB
    Penonaktifan 75 Pegawai KPK di Luar Kesepakatan Dewas
    Ilustrasi: Medcom.id



    Jakarta: Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak merestui penonaktifan 75 pegawai yang gagal di tes wawasan kebangsaan (TWK). Para pegawai itu dibebastugaskan tanpa sepengetahuan Dewas.

    "Secara institusi itu keputusan pimpinan KPK. Kalau Dewas ikut (setuju) pasti kan ada tanda tangan Ketua Dewas (Tumpak Hatorangan Panggabean)," kata anggota Dewas KPK Harjono melalui keterangan tertulis, Selasa, 12 Mei 2021.

     



    Menurut dia, sejak awal, Dewas KPK tidak dilibatkan dalam proses alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN). Pimpinan KPK hanya menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk pengangkatan pegawai sebagai abdi negara.

    Baca: Penonaktifan 75 Pegawai Dinilai Upaya Pelemahan KPK

    Harjono mengamini ada rapat pembahasan tentang 75 pegawai yang gagal dalam TWK. Namun, dalam rapat itu, tidak ada pembahasan tentang penonaktifan pegawai.

    "Rapat bersama itu soal mengumunkan hasil tes wawasan kebangsaan, jumlahnya, enggak menyoal yang lain," ujar Harjono. 

    Rapat itu menjadi agenda pimpinan KPK. Dewas hanya menjadi tamu dalam rapat itu. Dalam rapat itu, Dewas hanya mengetahui total pegawai yang lolos dan gagal dalam TWK.

    "Saya pun tidak tahu sampai akhir rapat nama-nama tersebut," tutur Harjono.

    Pelaksana tugas juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri mengatakan surat penonaktifan 75 pegawai itu disebar pada Selasa, 11 Mei 2021. Lembaga Antikorupsi mengeklaim penonaktifan pegawai menjadi kesepakatan bersama antara KPK dan Dewas.

    "Ini sesuai dengan keputusan rapat pada 5 Mei 2021 yang dihadiri oleh pimpinan, Dewan Pengawas, dan pejabat struktural," ujar Ali, Selasa, 11 Mei 2021.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id