Firli: Juliari dan Edhy Berpotensi Dipenjara Seumur Hidup

    Candra Yuri Nuralam - 03 Maret 2021 15:13 WIB
    Firli: Juliari dan Edhy Berpotensi Dipenjara Seumur Hidup
    Ketua KPK Firli Bahuri/MI/Susanto



    Jakarta: Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara terlibat kasus rasuah dan berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya berpotensi menghadapi ancaman hukuman maksimal.

    "Saat ini pasal yang diterapkan terkait dengan dugaan suap yang ancaman hukuman maksimalnya sebagaimana ketentuan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) adalah pidana penjara seumur hidup," kata Ketua KPK Firli Bahuri melalui keterangan tertulis, Rabu, 3 Maret 2021.






    Firli mengatakan Lembaga Antikorupsi fokus mengusut dugaan suap yang dilakukan dua mantan menteri itu. Belum ada penggunaan pasal lain dalam penyidikan keduanya.

    Penggunaan pasal suap ini dipilih KPK karena keduanya tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT). Namun, Firli menegaskan tak menutup kemungkinan ada pengembangan dalam kasus dua mantan menteri itu.

    Baca: Edhy Prabowo Bantah Menyalahgunakan Kunjungan Online

    "Pengembangan sangat dimungkinkan seperti penerapan Pasal 2 atau 3 UU Tipikor, bahkan penerapan ketentuan UU lain seperti Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)," ujar Firli.

    Masyarakat diminta bersabar dan memberi waktu KPK menyidik dua kasus tersebut. Lembaga Antikorupsi menjamin akan membeberkan perkembangan kasus ke publik.

    "Kami memastikan perkembangan mengenai penyelesaian kedua perkara tangkap tangan KPK dimaksud selalu kami informasikan kepada masyarakat," ucap Firli.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id