Pansel Sebut Capim KPK Tak Wajib Menyerahkan LHKPN

    Whisnu Mardiansyah - 09 September 2019 13:03 WIB
    Pansel Sebut Capim KPK Tak Wajib Menyerahkan LHKPN
    Indriyanto Seno Adji/ Foto: MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Panitia seleksi (Pansel) menyebut calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak berkewajiban menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Sebab, tidak semua capim merupakan penyelenggara negara.

    "Sangat tidak layak kalau penyelenggara negara melaporkan, yang lain tidak. Equals Treatment waktu itu," ujar Wakil Ketua Pansel Capim KPK, Indriyanto Seno Adji, dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 9 September 2019.

    Pada Pasal 29 huruf k Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK menyebutkan, pimpinan KPK harus mengumumkan kekayaannya sebelum dan setelah menjabat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Artinya, kata dia, LHKPN baru diumumkan saat capim sudah menjadi pimpinan definitif.

    "Karena capim itu pada saat pendaftaran ada yang penyelenggara negara, ada juga yang bukan," jelas Indriyanto.

    Indriyanto merupakan salah satu pihak yang ikut merumuskan Undang-undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, dan pernah menjabat pelaksana tugas (Plt) pimpinan KPK. Dia heran LHKPN menjadi polemik setelah proses seleksi hampir berakhir.

    "Dalam sejarah pembentukan pansel, maupun capim-capim dari era pertama sampai terakhir, tidak pernah ada pengumuman harta kekayaan itu pada saat pendaftaran, enggak pernah ada, baru sekarang saja ribut, ributnya karena panselnya sejak awal sudah enggak dipercaya," jelasnya.

    Komisi III menggelar rapat bersama pansel capim KPK sejak pukul 10.30 WIB. Dalam rapat tersebut, Komisi III mendengarkan proses seleksi yang dilaksanakan oleh pansel sebelum menggelar uji kelayakan dan kepatutan kepada para capim.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id