Dokumen Terkait Korupsi Pajak Hilang di Kalimantan

    Candra Yuri Nuralam - 13 April 2021 05:09 WIB
    Dokumen Terkait Korupsi Pajak Hilang di Kalimantan
    Plt juru bicara KPK, Ali Fikri/Antara/M Risyal Hidayat.



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kesulitan mendalami kasus dugaan rasuah terkait pemeriksaan perpajakan pada 2016 sampai 2017 di Direktorat Pajak. Dokumen terkait kasus itu hilang.

    Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri mengatakan penyidik awalnya mendapatkan informasi dokumen itu disimpan di sebuah truk di Kecamatan Hampang, Kota Batu, Kalimantan Selatan. Namun, saat disambangi dokumen itu sudah berpindah tempat.






    "Saat ini, kami sedang melakukan pencarian," kata Ali melalui keterangan tertulis, Senin, 11 April 2021.

    Ali mengultimatum siapa pun yang berani memindahkan truk tersebut. Lembaga Antikorupsi tidak segan menindak orang yang memindahkan truk itu dengan pasal perintangan penyidikan.

    "Pasal 21 Undang-Undang Tipikor yang telah dengan tegas memberikan sanksi hukum bagi pihak-pihak yang diduga dengan sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan proses penyidikan yang sedang berlangsung," tegas Ali.

    Baca: Truk Berisi Dokumen Terkait Korupsi Pajak Dibawa Kabur

    KPK juga meminta masyarakat melapor jika mengetahui keberadaan truk yang membawa dokumen tersebut. Masyarakat bisa menghubungi call center 198 atau menyambangi KPK langsung.

    Kasus ini sudah masuk ke tahap penyidikan. Lembaga Antikorupsi sudah menetapkan tersangka dari kasus tersebut.

    KPK masih enggan membeberkan nama tersangkanya. Namun, pada tersangka saat ini sudah dicegah agar tidak bisa kabur ke luar negeri.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id