Calon Terkuat Kepala BNN Versi IPW

    Siti Yona Hukmana - 25 November 2020 15:22 WIB
    Calon Terkuat Kepala BNN Versi IPW
    Ilustrasi BNN. MI/Susanto
    Jakarta: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko akan purnabakti pada 1 Desember 2020. Indonesia Police Watch (IPW) memprediksi Kapolda Riau Irjen Agung Setya menjadi calon terkuat untuk menggantikan Heru.

    "Agung adalah nama baru dalam bursa calon jenderal bintang tiga di Polri. Namanya muncul setelah Presiden Jokowi tertarik dengan program kerjanya selama menjadi Kapolda Riau," kata Ketua Presidium IPW Neta S. Pane dalam keterangan tertulis, Rabu, 25 November 2020.

    Mantan Kapolda Bali Irjen Petrus R Golose juga dinilai berpeluang besar menjadi Kepala BNN. Petrus merupakan Kapolda terlama sepanjang sejarah Polri. Petrus menjabat Kapolda Bali selama empat tahun lebih.

    Petrus baru dimutasi dalam rangka persiapan jabatan di luar Polri. Dia dimutasi sebagai perwira tinggi (Pati) Bareskrim Polri.

    "Namanya sempat disebut-sebut sebagai calon kuat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), namun dia kalah bersaing dengan teman satu angkatannya, Boy Rafli," ungkap Neta.

    Di samping dua nama itu, IPW memperkirakan ada tiga perwira tinggi (pati) Polri lainnya yang bersaing ketat memperebutkan jabatan Kepala BNN. Mereka yakni Kapolda Metro Jaya, Irjen Mohammad Fadil Imran; Koordinator Staf Ahli Kapolri, Irjen Nana Sudjana; dan Kapolda Jawa Barat, Irjen Ahmad Dofiri.

    Baca: Deputi BNN Harus Dijabat Perwira Aktif

    Neta mengatakan persaingan ketat kelima jenderal itu tak terlepas dari semakin riuhnya bursa Kapolri. Jenderal Idham Azis akan meninggalkan jabatan Kapolri pada akhir Januari 2021.

    "Salah satu syarat untuk bisa masuk dalam bursa calon Kapolri adalah harus menjadi jenderal bintang tiga (Komjen)," ujar Neta.

    Dua Komjen juga akan purnabakti dalam waktu dekat ini, yaitu Komjen Heru Winarko dan Komjen Didid Widjanardi. Didid merupakan Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).

    Mutasi Besar-besaran

    Neta memprediksi ada mutasi besar-besaran di internal Polri dalam waktu dekat. Hal ini seiring adanya dua Pati Polri yang akan pensiun.

    Gerbong rotasi tahap pertama ialah untuk menyongsong kesuksesan pemilihan Kapolri di akhir Januari 2021. Sedangkan, gerbong rotasi kedua diprediksi terjadi pada pekan pertama Januari 2021.

    "Tampilnya jenderal bintang dua menjadi Kepala BNN di awal Desember ini tentu memunculkan persaingan baru dalam bursa calon Kapolri," ucap Neta.

    Neta menyebut hanya ada empat dari 14 jenderal bintang tiga yang akan menjadi calon kuat masuk bursa Kapolri. Mereka adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar.

    "Jika 1 Desember nanti ada bintang dua yang masuk menjadi Kepala BNN, yang bersangkutan diperkirakan juga bakal meramaikan bursa calon Kapolri," tutur Neta.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id