Abraham Samad Sebut Capim KPK Cacat Yuridis

    Fachri Audhia Hafiez - 07 September 2019 19:00 WIB
    Abraham Samad Sebut Capim KPK Cacat Yuridis
    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015, Abraham Samad. Foto: Medcom.id/Fachri

    Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015, Abraham Samad, menyebut calon pimpinan (capim) KPK jilid V cacat yuridis. Pasalnya, syarat menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tak dipenuhi.

    "Kemarin panitia seleksi (pansel) capim KPK enggak menyaratkan LHKPN itu. Orang bisa saja mendaftarkan tanpa menyampaikan LHKPN dan itu berarti dia telah melakukan pelanggaran hukum dalam merekrut, seleksi itu. Makanya cacat yuridis hasilnya," ujar Samad di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 September 2019.

    Samad mengatakan pansel tidak merujuk pada pasal 29 huruf k Undang-undang tentang KPK terkait LHKPN. Sehingga penyampaian LHKPN sebelum masa seleksi dianggap tidak perlu dipenuhi.

    Ia berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil langkah-langkah responsif dengan polemik capim KPK. Ini guna mencegah dan terlaksananya pemberantasan korupsi.

    "Kasian presiden, dia bisa mengembalikan lagi hasil pansel itu atau paling tepat membentuk pansel baru," ujar Samad.

    Sebelumnya, pro kontra tak patuh penyampaian LHKPN sempat bergulir diantara capim KPK jilid V. Kini capim KPK telah mengerucut menjadi 10 orang.

    Kesepuluh capim akan mengikuti tahap seleksi selanjutnya yakni uji kelayakan dan kepatutan yang digelar pada Selasa, 10 September 2019. Ke-10 capim yang lolos seleksi pansel yakni, Komisioner KPK Alexander Marwata, anggota Polri Firli Bahuri, auditor BPK I Nyoman Wara, Jaksa Johanis Tanak, advokat Lili Pintauli Siregar, dosen Luthfi Jayadi Kurniawan, hakim Nawawi Pomolango, dosen Nurul Ghufron, Dosen, PNS Sekretariat Kabinet Roby Arya B, dan PNS Kementerian Keuangan Sigit Danang Joyo.





    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id