Polisi Kaji Red Notice Tersangka Penipuan Sertifikasi Halal

    Juven Martua Sitompul - 02 Desember 2019 23:53 WIB
    Polisi Kaji <i>Red Notice</i> Tersangka Penipuan Sertifikasi Halal
    Karopenmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono (tengah). Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Bareskrim Polri masih terus berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri terkait keberadaan Mahmood Abu Annaser. Termasuk, membahas pemberian red notice terhadap tersangka kasus penipuan setifikasi halal tersebut.

    “Nanti kita komunikasikan dengan Hubinter itu kan yang mengeluarkan red notice juga ada syarat-syaratnya yang jelas seperti apa,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin, 2 Desember 2019.

    Argo mengatakan hingga kini Polri masih menunggu itikad baik dari Mahmood Abu untuk datang ke Indonesia memenuhi pemeriksaan Bareskrim. Penyidik telah melayangkan surat panggilan Mahmood Abud ke Bew Zealand pekan kemarin.

    “Tersangkanya ke luar negeri inisial MAN dan kemudian kita masih komunikasi, seperti apa ya nanti kasusnya kita tetap komunikasi dengan pihak Hubinter,” pungkasnya.

    Bareskrim Polri menetapkan Mahmood Abu Annaser sebagai tersangka penipuan sertifikasi halal. Mahmood diduga telah menipu salah seorang warga Jerman bernama Mahmoud Tatari.

    Mahmood Abu disinyalir telah meminta sejumlah uang untuk mengurus sertifikasi halal perusahaan Mahmoud Tatari ke MUI. Namun, perusahaan Mahmoud Totari tak kunjung mendapat sertifikasi halal meski uang itu telah diserahkan.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id