• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Polisi Kaji Temuan Ombudsman di Kasus Novel

Muhammad Al Hasan - 07 Desember 2018 19:21 wib
Penyidik senior KPK Novel Baswedan menyampaikan keterangan pers
Penyidik senior KPK Novel Baswedan menyampaikan keterangan pers ketika tiba di Gedung KPK, Jakarta. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Polda Metro Jaya (PMJ) masih mempelajari  temuan Ombudsman terkait dugaan malaadministrasi penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Polisi belum bisa menjawab banyak soal temuan ini.

"Dari kemarin kan (temuan) sudah diserahkan ke Polda Metro lagi dipelajari. Temuannya apa? Nanti akan dijawab dalam waktu 30 hari," kata Kadivhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 7 Desember 2018.

Sementara itu, dia menjelaskan polisi sudah menggunakan dua metode pendekatan dalam mengungkap kasus ini. Metode ini meliputi induktif dan deduktif.
 
"Dari induktif itu sudah kami lakukan, sudah turun ke TKP (tempat kejadian perkara). Dari PMJ, Mabes Polri, dan polres dan polsek sudah turun ke TKP saat kejadian. Sudah melakukan olah TKP melihat dari sana," ujar dia.
 
Baca: KPK: Novel Jangan jadi Korban Dua Kali

Dari sana, polisi sudah mendapatkan beberapa saksi dan barang bukti berikut siapa sosok yang dicurigai. Bahkan, sejumlah terduga sudah pernah diamankan polisi.

Ombudsman mengungkapkan sejumlah malaadministrasi terkait penyidikan kasus Novel dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP). Berkas itu kemudian diserahkan ke Polda Metro Jaya.

Dalam temuan Ombudsman, polisi dianggap tidak efektif dan efisien dalam menangani kasus Novel. Ombudsman menyoroti aspek penundaan berlarut penanganan perkara. 


(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.