comscore

Ini Daftar 13 Eks Pegawai KPK yang Menolak Jadi ASN Polri

Candra Yuri Nuralam - 07 Desember 2021 16:17 WIB
Ini Daftar 13 Eks Pegawai KPK yang Menolak Jadi ASN Polri
Mantan penyidik KPK Novel Baswedan dan 43 lainnya menerima tawaran menjadi ASN Polri. Foto: Medcom/Yona
Jakarta: Sebanyak 13 mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri. Mereka menolak karena alasan tersendiri.

"IM57+ Institute memahami adanya pegawai KPK yang tidak mengambil opsi tersebut karena alasan personal," kata Ketua IM57+ Institute, M Praswad Nugraha, melalui keterangan tertulis, Selasa, 7 Desember 2021.
Praswad mengatakan satu orang tidak ikut menjadi ASN Polri karena sudah meninggal. Dia adalah Nanang Priyono.

Sementara itu, 12 orang lainnya, yakni Lakso Anindito; Rasamala Aritonang; Benydictus Siumlala Martin Sumarno; Tri Artinung Putri; Rieswin Rachwell; dan Ita Khoiriyah. Mantan pegawai lain yang menolak, yakni Christie Afriani; Damas Widyatmoko; Wisnu Raditya Ferdian; Rahmat Reza Masri; Arien Winiasih; dan Agtaria.

Sementara itu, Mantan penyidik KPK Novel Baswedan dan 43 lainnya menerima tawaran menjadi ASN Polri. Novel cs bakal mengisi bidang pencegahan korupsi di Korps Bhayangkara.

Baca: Novel Baswedan Ingin Perkuat Pemberantasan Korupsi Lewat Polri

"Pak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) juga mengatakan terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan masalah pencegahan ya, jadi saya kira fokusnya adalah terkait dengan upaya-upaya yang berhubungan dengan pencegahan," kata Novel di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 6 Desember 2021.

Menurut Novel, masalah strategis dalam pemberantasan korupsi ada di sektor pencegahan. Fenomena korupsi saat ini, kata dia, tidak bisa dibilang menurun. Dia siap berkontribusi memberantasan korupsi sesuai permintaan Kapolri.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id