Alasan Dokter Menodongkan Pistol Mainan ke Pegawai RS

    Arga sumantri - 20 Oktober 2017 17:21 WIB
    Alasan Dokter Menodongkan Pistol Mainan ke Pegawai RS
    Ilustrasi/Metrotvnews.com-M Rizal
    medcom.id, Jakarta: Polisi memeriksa ALT, dokter yang menodongkan pistol mainan ke pegawai rumah sakit. ALT menjalani pemeriksaan di Mapolsek Duren Sawit, sejak pagi tadi.

    Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit AKP Nevo Suharjendro mengatakan ALT diperiksa penyidik sejak pukul 10.00 WIB. Pemeriksaan sempat ditunda untuk melaksanakan ibadah salat Jumat.

    "Ini masih berlangsung pemeriksaannya," kata Nevo saat dikonfirmasi, Jumat 20 Oktober 2017.

    Nevo masih enggan merinci poin pemeriksaan. Sebab, proses interogasi masih berlangsung hingga sore ini. Yang jelas, kata Nevo, ALT nekat menodongkan pistol mainan ke pegawai rumah sakit lantaran kesal pasiennya berkurang.

    "Ia menuduh korban memindahkan pasiennya. Dialihkan ke dokter lain, dia kesal," kata Nevo.

    Hasil pemeriksaan sementara, ALT sering membawa pistol mainan itu. Namun, tidak ada yang tahu. "Kebetulan kelihatan orang pas kejadian itu."

    Baca: Dokter Penodong Pegawai RS Diperiksa Besok

    ALT diduga mengancam pegawai Rumah Sakit Yadika, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Dokter itu marah besar lantaran merasa pasiennya berkurang.

    Buntut dari kemarahan, ALT menodongkan pistol mainan ke kepala salah satu pegawai administrasi rumah sakit tersebut berinisial AS.

    ALT resmi dilaporkan korban ke Mapolsek Duren Sawit dengan Laporan Polisi Nomor: 069/K/X/2017/Sek. Dsw, tanggal 14 oktober 2017. Oknum dokter tersebut diduga melanggar Pasal 335 ayat (1) KUHP tentang Kemerdekaan Seseorang.





    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id