Kejagung Diminta Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Bansos di Kaltim

    Achmad Zulfikar Fazli - 15 April 2021 18:52 WIB
    Kejagung Diminta Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Bansos di Kaltim
    Kejaksaan Agung. Foto: MI



    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) diminta segera menuntaskan pengusutan kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) senilai Rp18 miliar di Kalimantan Timur (Kaltim). Kasus itu ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim.

    "Fakta persidangan terpidana Prof Tedjo yang telah dihukum 6,6 tahun penjara, sebelumnya menyatakan di persidangan bukan dia saja yang menikmati uang haram tersebut, ada tiga orang lagi anggota DPRD Kaltim 2009-2014 yang menerima aliran dana Rp4 miliar lebih," ujar Wakil Ketua Umum DPP KNPI Lisman Hasibuan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis, 15 April 2021.






    KNPI mendukung langkah Kejagung yang sedang menuntaskan berbagai kasus korupsi yang merugikan negara hingga triliunan rupiah. Lisman meminta Kejagung untuk menurunkan Tim Monitoring ke Kejati Kaltim dan Kejari Kutai Barat demi menuntaskan kasus dugaan korupsi dana bansos.

    Baca: Nilai Aset Tersangka ASABRI yang Disita Mencapai Rp10,5 T

    Jaksa Agung ST Burhanuddin juga diminta meminta keterangan Kepala Kejari Kutai Barat dan Kepala Kejati Kaltim terkait perkembangan kasus rasuah ini. Terlebih, ada beberapa wakil rakyat daerah yang diduga kecipratan uang haram itu.

    "DPP KNPI menduga ada pihak elite politik dan kekuatan petinggi hukum di wilayah Kaltim yang melindungi tiga anggota DPRD hingga masih belum ditetapkan tersangka oleh Kajari," ujar dia.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id